Manajer PJT II Ikuti Refreshment KPKU BUMN

Key Performance Indikator adalah satu set ukuran kuantitaif yang digunakan perusahaan atau industry untuk megukur atau membandingkan kinerja dalam hal memenuhi tujuan strategis dan operasional perusahaan. Salah satu indicator dalam KPI Tahun 2016 adalah skor penerapan KPKU.

KPKU merupakan landasan dan referensi dalam pengelolaan BUMN menuju pencapaian kinerja unggul dan juga dapat dijadikan sebagai alat pelaksanaan self-assessment BUMN dan pemberian umpan balik kepada masing-masing BUMN.

Perusahaan akan menyusun Laporan Implementasi KPKU, dimana akan dilakukan penilaian terhadap laporan KPKU tersebut. Untuk memberikan kemudahan didalam pemahaman lebih lanjut mengenai KPKU BUMN, Perum Jasa Tirta II menyelenggarakan Refreshment KPKU BUMN.

Kegiatan yang diadakan oleh Divisi Pengendalian Kinerja dan Sistem Manajemen diikuti para Manajer PJT II pada hari Jumat, 16 September 2016 di Graha Citarum Kantor Pusat PJT II.

Direktur Utama, Djoko Saputro dalam arahannya saat membuka pelatihan refreshment KPKU menyampaikan Perum Jasa Tirta II harus mengikuti criteria tersebut dan di tahun 2016, PJT II bisa masuk dalam range “Good Performance” untuk mencapai visi perusahaan terkemuka di ASEAN tahun 2018.

“Refreshment yang diberikan hari ini lebih kepada bagaimana kita memiliki pemahaman untuk menjalankan daripada criteria penilaian kinerja unggul tersebut karena dilevel manajer harusnya anda menjadi motor penggerak untuk masing-masing unit” tegas Djoko.

Untuk memberikan pemahaman tersebut, Abdul Halim selaku instruktur KPKU memaparkan Awareness, pemahaman, implementasi hingga kendala yang dihadapi Perusahaan dalam implementasi KPKU.

Sejak tahun 2012, Perum Jasa Tirta berada di di level “Early Result” dan bertahan di level “Early Improvement dari tahun 2013-2015. (humas_cnn)

Share this page: