Tanggapan Berita terkait Eceng Gondok di Perairan Waduk Jatiluhur



Sehubungan dengan pemberitaan mengenai Perairan Waduk Jatiluhur yang mulai dipenuhi oleh tanaman eceng gondok (Latin:Eichhornia crassipes) di beberapa media cetak dan online (Purwakarta Online, Koran Sindo Online, Pasundan Ekspress dan Koran Sindo), dengan ini kami sampaikan sebagai berikut :

Pertumbuhan eceng gondok secara meluas dalam waktu singkat (booming) di perairan sering terjadi disebabkan oleh air yang mengandung nutrien yang tinggi, terutama yang kaya akan nitrogen dan fosfat. Secara umum eceng gondok akan bertambah banyak sepanjang musim hujan dan berkurang saat musim kemarau. Demikian pula hal tersebut terjadi di perairan waduk Ir. H. Djuanda, booming eceng gondok berlangsung pada musim-musim serupa dan berulang sejak lama.

Perum Jasa Tirta II melalui Unit Usaha Wilayah IV telah berupaya melakukan pemeliharaan rutin pengangkatan enceng gondok dan gulma di Danau Ir. H. Djuanda secara rutin/berkelanjutan. Upaya tersebut meliputi mobilisasi tim kebersihan yang langsung ke perairan danau dimana eceng gondok tumbuh dengan pesat, kemudian mengarahkan eceng gondok ke tepi perairan, diangkat ke darat dan diangkut/dibakar untuk dimusnahkan dengan menggunakan fasilitas pendukung seperti perahu, rakit, kendaraan angkut serta peralatan pendukung.

Sepanjang tahun 2016 pembersihan eceng gondok telah dilakukan di daerah Pelabuhan Biru, Servis, Keramba Jaring Apung, Pasirgombong dan di sekitar Bendungan Utama. Hal tersebut dilakukan dalam upaya pengamanan obyek vital nasional yaitu Bendungan Ir. H. Djuanda.

Demikian tanggapan yang dapat kami berikan. Terima kasih.

Humas & IP Perum Jasa Tirta II

Share this page: