Tabligh Akbar PJT II bersama AA Gym

Share

Dalam kehidupan, manusia menjalani takdir yang diberikan Tuhan.Persoalannya apakah manusia siap menerima takdir yang cocok dan tidak cocok dengan keinginannya.Pada dasarnya manusia harus ikhlas dan ridho dengan apa yang terjadi dalamkehidupannya. Ikhlas dan ridho membuat hati menjadi bersih sehingga akan lebih tenang dan bahagia dalam menjalani kehidupan.

Begitulah kutipan nasehat hidup dari K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dalam acara Tabligh Akbar bertempat di Halaman Kantor Pusat Perum Jasa Tirta II, Kamis 27 Agustus 2015. Tabligh Akbar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Peringatan HariKemerdekaan ke-70 Republik Indonesia dan Hari Bhakti ke-48 Perum Jasa Tirta II Tahun 2015.Sekitar 900 jamaah yang terdiri dari karyawan PJT II dan masyarakat umum menghadiri acara Tabligh Akbar.

Dalam ceramahnya, Aa Gym juga menyarankan agar dalam hidup hendaknya kita tidak mempersulit diri. Mempersulit diri yang dimaksud adalah tidak siap menerima takdir Allah.Dengan kita tidak siap, kita akan stress dalam menjalani hidup dan akan mempersulit diri. MenurutAa Gym, manusia harus senantiasa mengevaluasidiri dan menyerahkan segala urusan kepada Allah. Cukuplah Allah sebagai penolong hidup manusia.Kaitan dalam hal pekerjaan, Aa Gym menyarankan agar para karyawan siap menerima jika harus dimutasi atau akan pensiun. Yang terpenting para karyawan harus siap menjalani apa saja yang dihadapi dalam pekerjaannya.